EmiratesAdidas
Leganés - Real Madrid

Leganés-Real Madrid: Sang juara berupaya mengakhiri Liga dengan kemenangan

Lihat video

BERITA | 19/07/2020 | Alberto Navarro

Los blancos akan bertandang ke Butarque dengan target memperpanjang rangkaian hasilnya yang spektakuler dan meraih kemenangan kesebelas berturut-turut (Pukul 21.00).
Tiga hari setelah meraih gelar juara Liga-nya yang ke 34,  Real Madrid akan tampil untuk pertamakalinya sebagai juara distadion Butarque, dalam pertandingan yang akan menutup musim kompetisi 2019/20. Target los blancos adalah meraih kemenangannya yang kesebelas berturut-turut dan mengakhiri Liga dengan meraih kemenangan penuh setelah kembali bergulirnya kompetisi (Pukul 21.00).

“Kita harus menghormati kompetisi dan melawan Leganés kita akan berupaya untuk melakukannya dengan baik”, demikian dinyatakan oleh Zidane dalam jumpa pers sebelum pertandingan. Pelatih Perancis itu telah memanggil 22 pemain bagi pertandingan dimana los blancos akan tampil sebagai tim yang paling sedikit kemasukan gol dalam kompetisi (23), tim yang meraih kemenangan terbanyak (26) dan yang paling banyak meraih angka dalam laga tandang (37).

REAL MADRID ADALAH TIM YANG PALING SEDIKIT KEMASUKAN GOL DALAM KOMPETISI. 

Selain memperpanjang dinámika hasil positif dalam beberapa minggu terakhir ini dan mengakhiri kompetisi dengan cemerlang, los blancos akan menghadapi laga di Butarque dengan beberapa faktor insentif. Diantaranya, mempertahankan level pertahanannya yang sangat bagus dan meraih jumlah 20 pertandingan tanpa menerima gol lawan dalam kompetisi. Sejak kembali bergulirnya Liga, tim hanya kemasukan empat gol rival. Selain itu juga, Courtois memimpin klasifikasi Trofi Zamora dengan koefisien 0,59 (20 gol dalam 34 laga). Dilain pihak, Benzema berupaya memperbesar rangkaian golnya : ia telah mencetak empat gol dalam tiga laga terakhir dan mencatat jumlah 21 gol dalam kompetisi.
 
Perjuangan untuk tidak degradasi
Leganés akan menghadapi laga ini seakan merupakan laga hidup atau mati, dimana mereka harus mampu memanfaatkan semua opsi mereka untuk dapat tetap bertahan di Divisi Satu. Setelah satu sprint final kompetisi yang bagus, tim asal wilayah Madrid itu tiba dilaga terakhir ini dengan hanya perbedaan satu angka dari Celta, yang menjadi patokan  untuk tidak degradasi. Dengan hasil-hasil kekalahan dalam laga-laga menghadapi tim asal Galicia tersebut, para pemain Javier Aguirre harus dapat menang dan berharap agar Celta tidak mampu melakukan hal yang sama dikandang Espanyol agar Leganés dapat tetap bermain di Divisi Satu.

Cari