1. Close
    Corazón Classic Match Corazón Classic Match 2018
    Live the match in Santiago Bernabéu
    Legenda Real MadridLegenda Real Madrid
    vs
    Legenda Arsenal Legenda Arsenal
    Informasi partai
    Corazón Classic Match, Corazón Classic Match 2018
    Santiago Bernabéu
    06/03/2018
    19:00

    sharefacebooktwittergoogle +

    Berikut

    Corazón Classic Match19:00Legenda Real MadridvsLegenda Arsenal

    Sebelumnya
  2. Close
    Playoff Liga Endesa Pertandingan 1 (1/4 Final)
    Live the match in WiZink Center
    Real MadridReal Madrid
    vs
    Iberostar TenerifeIberostar Tenerife
    Informasi partai
    Playoff Liga Endesa, Pertandingan 1 (1/4 Final)
    WiZink Center
    05/27/2018
    12:30
    BELI TIKET

    sharefacebooktwittergoogle +

    Berikut

    Playoff Liga Endesa12:30Real MadridvsIberostar Tenerife

    Sebelumnya
EmiratesAdidas

Pilih cara membeli tiket

  1. Lapangan Velodrome
  2. Stadion Chamartin Lama
  3. Pertandingan di stadion Chamartín lama

Penjualan tanah O'Donnell untuk membangun perumahan menjadi alasan bagi  Real Madrid untuk harus mencari stadion baru. Velodrome Ciudad Lineal merupakan tempat yang sesuai dengan kebutuhan saat itu (1923). Arturo Soria, perancangnya, mengadaptasikan tempat ini sesuai dengan kebutuhan sepak bola. Lapangan rumput dengan kapasitas untuk 8.000 penonton. Tempat yang luas dan nyaman bukan merupakan argumen yang cukup mengingat kesulitan perjalanan. Setahun kemudian, klub blanco membangun tempat baru di  Chamartín, dan meninggalkan Ciudad Lineal.
 
Setelah menjadi pemenang Region Centro pada tahun 1923, Real Madrid meninggalkan lapangan tua O'Donnell dan memulai petualangan baru dengan mambangun stadion baru. Setahun kemudian, lahirlah Chamartin Tua.  Sebuah stadion olahraga bersejarah, dengan kapasitas bagi 15.000 penonton, di sana  los blancos bermain selama 23 tahun. Tim madridista meresmikan lapangan ini dengan kemenangan tipis melawan klub Inggris, Newcastle (3-2).
 
Stadion besar ini merupakan hasil visi Carlos López-Quesada, mantan pemain Real Madrid dan manajer pada beberapa kesempatan. José María Castell merupakan pengelola  karya besar ini. Proyeknya melibatkan pembangunan tribun tertutup dengan 4.000 kursi dan memiliki semua kemajuan dan kemudahan. Dalam hubungan dengan pemilihan nama, terdapat beberapa kotroversi. Ada yang menginginkan agar diberi nama ‘Parque de Sports del Real Madrid’, tetapi sebagian besar cenderung memberikan nama 'Campo del Real Madrid Football Club'. Para pendukung yang akhirnya memilih nama  'Chamartín' dan meskipun nama itu tidak pernah merupakan nama resmi, akhirnya terukir dalam sejarah. 

Buscar