1. Close
    La LigaPutaran 11
    Live the match inEstadio Santiago Bernabéu
    Real MadridReal Madrid
    vs
    LeganésLeganés
    Informasi partai
    La Liga, Putaran 11
      Estadio Santiago Bernabéu
     10/30/2019
    21:15
    BELI TIKET

    Berbagifacebooktwitter

  2. Close
    Liga EndesaPutaran 6
    Live the match inWiZink Center
    Real MadridReal Madrid
    vs
    Baxi ManresaBaxi Manresa
    Informasi partai
    Liga Endesa, Putaran 6
      WiZink Center
     10/27/2019
    12:30
    BELI TIKET

    Berbagifacebooktwitter

    Siguiente

    Liga Endesa12:30Real MadridvsBaxi Manresa

    Sebelumnya
EmiratesAdidas

Pilih cara membeli tiket

Antonio Santos Peralba

1940 · 1943
Tempat kelahiran
Gondomar (Pontevedra)
Tahun kelahiran
01/11/1885

Mengemban tugas memimpin Real Madrid selama periode pertama setelah selesainya perang. Saat itu Spanyol berada dalam keadaan yang kritis, dengan pembatasan - pembatasan dibidang politik, olahraga dan ekonomi. Tugasnya tidaklah mudah. Harus mampu membangun dan meletakkan pilar - pilar yang nantinya menjadi landasan dari klub terbaik di dunia.
 
Saat mengambil alih kepemimpinan klub, tim tidak memiliki anggota yang berkualitas. Para pemain besar yang membela tim pada tahun 1936 sudah tidak bermain lagi di Madrid. Sebagian sudah menggantungkan sepatu maupun hampir pensiun dan sebagian yang lain mengungsi keluar Spanyol.
 
Selama 3 tahun, Antonio Santos berhasil memberikan stabilitas bagi klub namun pada tahun 1943 terpaksa meninggalkan kursi kepresidenan. Hal tersebut merupakan dampak dari pertandingan semifinal Piala Generalisimo dimana terjadi bentrokan antara Real Madrid dan Barcelona. Insiden awal dimulai dalam pertandingan tandang yang dilaksanakan di Las Corts. Saat itu tim Madrid kalah dengan skor 3-0. Dalam pertandingan diibukota, klub Blanco berhasil mencatat skor bersejarah, menang 11-1.
 
Suasana permusuhan dikedua pertandingan tersebut telah membuat para pejabat olahraga dan politik menuntut pengunduran diri presiden kedua klub. Antonio Santos dan Enrique Piñeyro akhirnya mengundurkan diri. Dan dengan sikap tenang yang selalu menjadi karakternya, pemimpin asal Galicia tersebut menyerahkan tongkat kepemimpinan ke Santiago Bernabeu.

Cari