1. Close
    La LigaPutaran 29
    Live the match inSantiago Bernabéu
    Real MadridReal Madrid
    vs
    HuescaHuesca
    Informasi partai
    La Liga, Putaran 29
      Santiago Bernabéu
     03/31/2019
    20:45
    BELI TIKET

    Berbagifacebooktwittergoogle +

  2. Close
    Liga EndesaPutaran 24
    Live the match inWizink Center
    Real MadridReal Madrid
    vs
    Barcelona Lassa Barcelona Lassa
    Informasi partai
    Liga Endesa, Putaran 24
      Wizink Center
     03/24/2019
    19:30
    BELI TIKET

    Berbagifacebooktwittergoogle +

    Siguiente

    Liga Endesa19:30Real MadridvsBarcelona Lassa

    Sebelumnya
EmiratesAdidas

Pilih cara membeli tiket

Martín Vázquez Rafael Martín Vázquez

1983 · 1990
Tempat kelahiran
Madrid
Tahun kelahiran
25/09/1965

Teknik pada generasi la ´Quinta del Buitre´

Posisi bermain: gelandang tengah
Jumlah pertandingan: 342 pertandingan resmi
Jumlah gol: 47
Tim Nasional Spanyol: 38 kali
 
Teknik individunya merupakan kunci yang telah menjadikan dia salah satu pemain gelandang tengah serang terbaik di dunia. Ia terkenal sebagai salah satu bagian dari generasi la ´Quinta del Buitre´ di Real Madrid bersama Butragueño, Sanchís, Míchel dan Pardeza. Partisipasi dan peran pentingnya di Real Madrid telah menghantar klub ini untuk memboyong 15 piala.
 
Pemain legendaris ini mulai bergabung dengan los bancos berkat José Luis Rodríguez Laborda, seorang pelatih teknik di akademi Real Madrid. Ketika José Luis mengamati permainan Martín Vázques yang saat itu bermain untuk klub Escolapios, ia tidak meragukan lagi membuat kontrak “saya melihat seorang pemain yang luar biasa, talenta yang hanya bisa diamati sekali dalam waktu lama. Kita harus terus mengamati perkembangannya. Namanya Martín Vázquez dan bermain di klub Escolapios”. Setelah kejadian tersebut, mimpi Rafa berubah menjadi kenyataan dan bergabung dengan los blancos.  

Ketika berumur  18 tahun, Martín Vázquez mulai memperlihatkan kepandainyan di tim utama. Berkat partisipasinya di posisi gelandang, Real Madrid berhasil memboyong enam liga, selain piala lainnya. Keberhasilannya ini telah menghantar dia menjadi salah satu pemain terkenal di dunia dan kemudian dikontrak oleh klub Torino pada tahun 1990. Keberadaannya di klub Italia ini tidak semuanya memuaskan sehingga akhirnya dai kembali ke klub asalnya yaitu Real Madrid.  

Akan tetapi tahap kedua di klub Merenque ini tidak seindah tahap pertama. Cedra-cederanya yang terus berlanjut menjadikan Vázquez seorang pemain yang kurang diperhitungkan. Pada bulan Juni 1995 ia akhiri karirnya di Real Madrid. 


Prestasi

2 Piala  UEFA
6 Liga
3 Piala Raja
4 Piala Super
1 Piala Liga

Buscar