1. Close
    Corazón Classic Match Corazón Classic Match 2018
    Live the match in Santiago Bernabéu
    Legenda Real MadridLegenda Real Madrid
    vs
    Legenda Arsenal Legenda Arsenal
    Informasi partai
    Corazón Classic Match, Corazón Classic Match 2018
    Santiago Bernabéu
    06/03/2018
    19:00

    sharefacebooktwittergoogle +

    Berikut

    Corazón Classic Match19:00Legenda Real MadridvsLegenda Arsenal

    Sebelumnya
EmiratesAdidas

Pilih cara membeli tiket

    Sanchís Manuel Sanchís Hontiyuelo

    1983 · 2001
    Tempat kelahiran
    Madrid
    Tahun kelahiran
    23/05/1965

    Pengatur serangan tengah

    Posisi bermain: gelandang tengah
    Jumlah pertandingan: 710 perntandingan resmi
    Jumlah gol: 40
    Tim Nasional Spanyol: 48 kali 

    Dia terkenal karena ketenangan, kesatriaan di lini pertahanan, penempatan dan kelihaiannya. Seorang pemain sepak bola yang akhirnya menciptakan sebuah sekolah di klub los blancos karena kualitas sebagai pemain dan juga profesionalismenya. Ia juga merupakan salah seorang pemain yang turut menandai suatu masa bagi persepakbolaan Spanyol .

    Sejak masa kecilinya, Manolo Sanchís telah mengihidupi apa artinya Real Madrid dari sangat dekat. Manolo Sanchís turut menyaksikan aksi ayahnya sebagai pemain sepak bola di klub madridista, dan belajar menikmati olah raga ini. Ketika ia berumur 12 tahun, ia mengajukan diri sebagai pemain untuk tim nasional dan beberapa waktu berselang ia diterima menjadi bagian dari La Fábrica. Setelah memperlihatkan kegemilangannya di tahap kanak-kanak dan remaja, dia akhirnya dapat bergabung dengan tim Castilla. Di bawah pimpinan pelatih Amancio  klub ini berhasil naik ke Divisi Kedua. Tim tersebut merupakan tim generasi  la ‘Quinta del Buitre’. 

    Dibawah pimpinan Di Stéfano   sebagai pelatih, Sanchís melakukan debut dengan tim utama bersama Martín Vázquez. Pada tahun 1986, pemain gelandang tengah asal Madrid ini berhasil merebut Piala liga pertamanya dan selanjutnya berturut-turut selama musim kompetisi. Lima tahun ditandai dengan kekaguman semua pendukung. Akan tetapi generasi ini tidak sempat menggapai Piala Eropa.

    Pada tahun 1998 mimpinya menjadi kenyataan. Gol ciptaan Mijatovic  berhasil menghentikan kekeringan piala eropa selama 32 tahun.  Dua tahun berikut mereka berhasil merebut kembali Piala Eropa. Manolo mengucapkan selamat tinggal kepada sepak bola profesional dengan mengangkat Piala Eropa kedua dan yang ke delapan untuk Real Madrid. Sanchís menggantungkan sepatunya melalui cara yang paling baik: menjadi bagian sejarah madridista


    Prestasi

    2 Piala Eropa
    1 Piala Interkontinental
    2 Piala UEFA
    8 Liga
    2 Piala Raja
    5 Piala Super
    1 Piala Liga 
    Buscar