1. Close
    Classic MatchCorazón Classic Match 2019
    Live the match inSantiago Bernabéu
    Real Madrid LegendsReal Madrid Legends
    vs
    Chelsea LegendsChelsea Legends
    Informasi partai
    Classic Match, Corazón Classic Match 2019
      Santiago Bernabéu
     06/23/2019
    19:00

    Berbagifacebooktwittergoogle +

    Siguiente

    Classic Match19:00Real Madrid LegendsvsChelsea Legends

    Sebelumnya
  2. Close
    Liga EndesaFinal (Putaran 2)
    Live the match inWiZink Center
    Real MadridReal Madrid
    vs
    Barcelona LassaBarcelona Lassa
    Informasi partai
    Liga Endesa, Final (Putaran 2)
      WiZink Center
     06/17/2019
    21:00
    BELI TIKET

    Berbagifacebooktwittergoogle +

    Siguiente

    Liga Endesa21:00Real MadridvsBarcelona Lassa

    Sebelumnya
EmiratesAdidas

Pilih cara membeli tiket

Amavisca José Emilio Amavisca Gárate

1994 · 1998
Posisi
Gelandang tengah 
Tempat kelahiran
Laredo (Cantabria)
Tahun kelahiran
19/06/1971

Pemain sayap kiri

Posisi di lapangan: Gelandang tengah 
Partai: 144 partai resmi 
Gol: 14
Timnas Spanyol: 15 kali

Peraih medali emas olimpiade di Barcelona 92, Amavisca mulai bergabung dengan Real Madrid pada 1994, setelah memperkuat jajaran Valladolid, dan di musim pertamanya di tim putih dia menjadi pemain idola. Dengan Valdano di bangku pelatih, dia mengambil bagian dalam tim mematikan bersama  Zamorano. Sprint-sprint cepatnya lewat sayap dan assist kepada pemain asal Chile sering diakhiri  dengan banyak gol bagi tim putih. 

Pada musim pertama saat debut sebagai pemain madridista, Amavisca mengambil tempat sebagi pemain starter di Liga sejak pekan ke-6, mencetak saat pesta gol melawan Barcelona (5-0) dan mencetak gol pertama melawan Deportivo (2-1) yang memberikan titel kepada los blancos. 

Dalam musim-musim berikut, pemain asal Cantabria terus mengumpulkan partai dan gol di Real Madrid. Dia turun sebagai starter di Dortmund, dalam pertandingan kulaifikasi ke final Liga Champions melawan Juvents dan di Amsterdam dia masuk lapangan pada menit-menit terakhir ketika merebut gelar ketujuh atau Septimo. Dia juga adalah bagian dari tim yang berhasil mengangkat piala Interkontinental di Tokio melawan Vasco da Gama.Tahun 1998, setelah 144 laga dan 14 gol dengan kostum putih, dia menutup masanya di klub ini dan kembali ke kampungnya untuk bermain di Racing de Santander.  


Prestasi

1 Piala Eropa 
1 Piala Interkontinental 
2 Liga
1 Piala Super Spanyol 
Medali Emas bersama Spanyol di Olimpiade Barcelona

Buscar