Tiga pertandingan berturut-turut tanpa menerima gol

Lihat video

Real Madrid adalah tim yang paling sedikit menerima gol lawan di Liga (21 gol dalam 33 pertandingan).
Real Madrid saat ini telah merangkai enam kemenangan berturut-turut dan keunggulan empat angka atas Barcelona dalam memperebutkan gelar juara. Salah satu kunci dari momentum hebat tim saat ini adalah kinerja pertahanan yang sangat bagus. Setelah kembali bergulirnya kompetisi, los blancos hanya kemasukan dua gol dan selain itu juga mampu menjaga gawangnya dari gol lawan dalam empat laga, diantaranya tiga laga terakhir menghadapi Mallorca (2-0), Espanyol (0-1) dan Getafe (1-0).

Sang pimpinan klasemen Liga juga merupakan tim yang paling sedikit menerima gol dalam kompetisi. Los blancos hanya kemasukan 21 gol dalam 33 pertandingan yang telah dimainkan hingga saat ini. Atlético (25) dan Athletic (28) merupakan tim-tim berikutnya dalam daftar. 

COURTOIS MEMIMPIN KLASIFIKASI BAGI TROFI ZAMORA.

Madrid juga merupakan tim yang paling sering mengakhiri laga tanpa menerima gol. Secara keseluruhan, mengakumulasi 17 pertandingan tanpa kemasukan gol. Tim asuhan Zidane tidak hanya mampu menjaga gawangnya dari gol lawan dalam dua pertandingan Liga melawan Barcelona dan juga Atlético. Mereka juga berhasil melakukannya saat menghadapi Osasuna, Leganés, Betis, Espanyol, Athletic, Valencia, Mallorca dan Getafe, dikandang sendiri; dan menghadapi Sevilla, Éibar, Getafe, Valladolid dan Espanyol, dalam laga tandang.

Trofi Zamora
Selain itu juga, Thibaut Courtois memimpin klasifikasi dari Trofi Zamora. Data-data dari penjaga gawang Real Madrid tersebut, yang kemasukan 18 gol dalam 30 pertandingan Liga yang telah dimainkan (Rata-rata 0,6 dalam setiap laga), melampaui data dari kiper Atlético, Oblak (25 gol dalam 33 laga: 0,76) dan kiper Athletic, Unai Simón (25 gol dalam 30 laga: 0,83).