1. Close
    La LigaPutaran 18
    Live the match inEstadio Santiago Bernabéu
    Real MadridReal Madrid
    vs
    AthleticAthletic
    Informasi partai
    La Liga, Putaran 18
      Estadio Santiago Bernabéu
     12/22/2019
    21:00
    BELI TIKET

    Berbagifacebooktwitter

  2. Close
    EuroleaguePutaran 14
    Live the match inWiZink Center
    Real MadridReal Madrid
    vs
    Olimpia Milán Olimpia Milán
    Informasi partai
    Euroleague, Putaran 14
      WiZink Center
     12/17/2019
    20:00
    BELI TIKET

    Berbagifacebooktwitter

EmiratesAdidas

Pilih cara membeli tiket

Real Madrid - Barcelona

89-79: Piala Super keenam

Lihat galeri Lihat video

KRONIK | 22/09/2019 | Edu Bueno

Real Madrid mempertahankan titel setelah mengalahkan Barça di laga final di WiZink Center. Campazzo terpilih sebagai MVP.
  • Piala Super
  • Final
  • 22/09/2019
WiZink Center
89
79
Real Madrid merebut gelar Piala Super Spanyol keenam, yang kedua berturut-turut setelah mengalahkan Barça di laga final yang digelar di WiZink Center dan menempatkan mereka sebagai tim dengan titel terbaik di kompetisi ini bersama los blaugrana. Tim putih tampil lebih dominasi hampir di seluruh pertandingan, secara khusus di kuartal kedua untuk dikenang (27-13), dengan memperlihatkan diri sekali lagi sebagai tim yang haus kemenangan dan DNAnya. Campazzo (16 poin dan 22 penilaian di final) terpilih sebagai MVP di turnamen ini dengan tampilah luar biasa tim asuhan Laso, dengan delapan pemain yang memiliki 8 atau lebih poin. Titel kedelapanbelas bagi Real Madrid besutan Laso di awal musim kesembilan. Legenda terus berlangsung. 
 
Awal laga final ini nampak tegang. Real Madrid terlihat sulit membuat poin empat menit pertama karena tidak memiliki ketajaman dalam tembakan. Tim Barça, lebih siap, berhasil membuat 6-0. Tetapi los blancos kokoh di belakang dan dengan intensitas di lini defensif ini dan masuknya Deck untuk menggantikan Randolph, berhasil membongkar lini defensif blaugrana dan kembali memberikan perlawanan dengan 8-0. Di kuartal lainnya, los blancos tidak lagi tertinggal, bahkan mereka berhasil unggul 7 poin dan skor menjadi 21-14, dibawah bimbingan Campazzo (5 poin, 4 rebound dan 3 assist) dan Carroll (7 poin). Dua tembakan tiga poin dari Delaney menutup 10 menit pertama dengan kekuatan imbang (21-20).
 
Real Madrid meningkatkan level 
Kenyataan bahwa Barça bisa memperpendek jarak di menit terakhir kuartal pertama tidak mengendurkan semangat tim Real Madrid, yang tampil lebih sengit lagi untuk mencatat kuartal kedua luar biasa baik di lini defensif maupun di lini ofensif. Kelaparan yang diperlihatkan, tampak dalam figur Rudy (8 poin dalam 9 menit), mengendurkan semua potensial ofensif tim los azulgranas. Deck (7 poin dan 4 rebound) dan Mickey (8 dan 5) membantuk satu tandem yang tak terbendung bagi pivot rival. Permainan pemain asal Argentina, sangat bagus. Laprovittola, teman setimnas, memperlihatkan kelihaiannya di lini ofensif dan dengan satu tembakan tiga poin menempatkan papan skor menjadi 47-29 di menit ke-18. Anak-anak asuhan Laso menguasai parsial dengan 47-13 di kuartal keempat (48-33).

Titel kedelapanbelas dari Real Madrid asuhan Laso di awal musim kesembilan. 

Skuat besutan Pesic bangkit pada kuartal ketiga. Davies mengambil alih permainan di lini serang dan perlahan-lahan timnya berhasil memperpendek jarak sampai kurang dari 10 poin. Real Madrid tidak kendur dan terus tampil penuh konsentrasi saat tim Barca membuat serangan bertubi-tubi. Tampilan bagusnya di rebound ofensif dan kembalinya Rudy dan Deck mampu membandung satu rival yang dengan mudah menemukan jaringan. Beberapa tembakan dua poin dari Mirotic dan tembakan tiga poin buatan Hanga bisa menempatkan papan skor menjadi 69-63 saat laga masih tersisa 10 menit. .

Sang juara bertahan
Higgins telah bergabung dengan duo Mirotic-Davies untuk memperpendek jarak sampai empat poin (69-65, menit 31). Tetapi Real Madrid memberikan tanggapan sebagai tim juara, tim hebat. Semua pemain memainkan perannya secara sempurna: Deck, Reyes, di tampilan pertama, Laprovittola dengan tembakan tiga poin, tampilan hebat Rudy; dan kelihaian Llull. Pemain julukan Increíble mengambil alih tim di bagian ofensif ketiga partai terlihat lebih sengit dan memberikan tanggapan atas serangan tim Barça yang berhasil menempatkan papan menjadi 84-79 lebih dari satu menit. Tetapi Real Madrid sudah lebih yakin dan sekali lagi membuat tanggapan baik. Kali ini terjadi dengan tembakan tiga poin definitif buatan MVP Facundo Campazzo (tahun hebat dengan MVP di final Liga), yang secara definitif menyingkirkan tim los azulgranas. Menit terakhir adalah pesta di WiZink Center dengan seruang “¡Campeones, campeones!” (89-79). Titel pertama musim ini. 

 

Cari