1. Close
    Classic MatchCorazón Classic Match 2019
    Live the match inSantiago Bernabéu
    Real Madrid LegendsReal Madrid Legends
    vs
    Chelsea LegendsChelsea Legends
    Informasi partai
    Classic Match, Corazón Classic Match 2019
      Santiago Bernabéu
     06/23/2019
    19:00

    Berbagifacebooktwitter

    Siguiente

    Classic Match19:00Real Madrid LegendsvsChelsea Legends

    Sebelumnya
EmiratesAdidas

Pilih cara membeli tiket

    Real Madrid - Liverpool

    3-1: Madrid sekarang telah meraih 'la Decimotercera'

    Lihat galeri Lihat video

    KRONIK | 26/05/2018 | Javier García (Kiev)

    Dua gol dari Bale, yang pertama merupakan gol tendangan gunting yang hebat, dan satu gol dari Benzema telah memberikan kemenangan menghadapi Liverpool dan Champions ketiga berturut-turut bagi los blancos.
    • Champions League
    • Final
    • 26/05/2018
    Stadion Olimpiade Kiev
    3
    1
    Tiga belas kali sebagai raja di Eropa. Legenda klub terbaik dalam sejarah terus berlanjut. Real Madrid telah meraih Champions yang ketiga berturut-turut di Kiev setelah mengalahkan Liverpool dengan skor 3-1. Jejak yang sedang ditinggalkan oleh generasi pemain sepakbola yang dipimpin oleh Zidane ini sekarang telah abadi. Tahun-tahun akan berlalu dan orang akan selalu menyebut tim Real Madrid saat ini sebagai salah satu dari tim terbaik sepanjang masa. Bale merupakan bintang utama dilaga final, setelah masuk lapangan dengan skor 0-1 dan menciptakan dua gol, salah satu diantaranya merupakan satu tendangan gunting yang masuk dalam sejarah. Benzema merupakan pemain yang bertugas membuka papan skor bagi para madridistas dan Mané telah menciptakan gol bagi tim asal Inggris itu. 
     
    Pertandingan dimulai dengan ritme yang rendah dan kedua tim saling menahan diri. Real Madrid berupaya menciptakan permainan dari belakang dan Liverpool mencari transisi-transisi yang cepat kearah para penyerangnya. Salah satu diantaranya hampir saja dimanfaatkan oleh Mané dimenit ke 7, tapi Varane berhasil memotongnya dengan cepat. Tak lama kemudian tibalah tembakan pertama dari tim madridista, hasil tendangan Marcelo, yang keluar melenceng lapangan. Dengan kedua tim berada dalam posisi yang tepat dari segi taktik, peluang berbahaya hanya dapat tercipta dengan memanfaatkan kesalahan rival. Melalui cara tersebut, dimenit ke 15, Carvajal merebut bola dari lawan ditengah lapangan dan melakukan kombinasi dengan Cristiano, yang melepaskan tembakan keras yang melenceng sedikit saja dari tiang atas gawang.
     
    Para pemain yang cedera
    Alexander-Arnold memberikan respons berupa satu tendangan silang yang membuat Keylor Navas harus beraksi untuk pertamakalinya. Nasib buruk telah menimpa kedua tim dengan cedera pemain. Salah dan Carvajal terpaksa meninggalkan lapangan. Nacho menempati posisi bek sayap blanco itu. Menit-menit terakhir dibabak pertama dikuasai tim madridista. Dimenit ke 43, Karius menghalau satu sundulan kepala yang sangat bagus dari Cristiano dan Benzema mencetak gol hasil bola muntah itu, namun wasit menganulir gol karena berada dalam posisi 'off side'. Saat hampir mendekati babak turun minum, Nacho melepaskan tendangan tepat kesisi jaring gawang dan Benzema mencoba peruntungannya dari arah luar kotak penalti, tapi pertandingan berakhir dengan hasil seri. 

    ZIDANE ADALAH PELATIH PERTAMA DALAM SEJARAH YANG BERHASIL MEMENANGKAN TIGA PIALA EROPA BERTURUT-TURUT. 

    Babak kedua dimulai sama seperti berakhirnya babak pertama, dengan Real Madrid yang bertekad mencetak gol. Isco dapat saja melakukan hal itu setelah mendapatkan bola mati didalam kotak penalti dan menembak tepat ketiang atas gawang. Skor 1-0 tercipta dimenit ke 51 : Karius berusaha melemparkan bola dengan cepat dan Benzema, yang sangat cerdik, memotong bola dengan kaki kanan dan membelokkan arah bola mengirimkannya tepat kedalam jaring gawang. Meskipun demikian, kegembiraan hanya berlangsung selama empat menit, karena kemudian satu sepak pojok dari Liverpool berakhir menjadi gol dari Mané setelah Lovren menyentuhnya dengan kepala.  Pertandingan menjadi jauh lebih terbuka, dan kembali Isco, mendapatkan satu peluang untuk membuat los blancos kembali unggul, tapi dihalangi oleh kiper rival. 
     
    Tendangan gunting dari Bale
    Zidane
    mulai menggerakkan bangku cadangan dan memasukkan Bale. Pemain Wales itu, dalam aksinya yang pertama, telah memanfaatkan satu umpan tengah dari Marcelo untuk menciptakan satu tendangan gunting yang hebat dan menjadikan skor 2-1 (Menit ke 64). Satu tendangan luar biasa yang masuk sejarah dan membuat para penonton di Olimpiyskiy Kiev berdiri memberikan aplaus. Liverpool tidak menyerah dan bereaksi dengan cepat melalui satu tembakan tepat ketiang gawang dari Mané. Sementara itu, Madrid dapat saja menvonis laga dalam satu serangan balik dan Cristiano hampir mampu melakukannya dimenit ke 74, tapi Robertson tampil menyelamatkan timnya. 
     
    Pertandingan terus berjalan sangat terbuka hingga saat terakhir. Liverpool berusaha meraih hasil imbang, tapi para pemain Zidane yang mendapatkan peluang-peluang gol terbaik. Benzema, setelah satu umpan tengah yang hebat dari Bale, telah membuat Karius harus bekerja keras dimenit ke 81. Dua menit kemudian, pemain Wales itu menvonis laga dengan satu tembakan dari luar kotak penalti yang tidak mampu dihalau oleh kiper tim Inggris tersebut. Dari sejak saat itu, teriakan “campeones, campeones” memenuhi tribun di Kiev. La Decimotercera telah menjadi milik kita. 

    Buscar