EmiratesAdidas
Sporting - Real Madrid

0-0: Real Madrid sebenarnya layak menang di El Molinón

Lihat galeri Lihat video

KRONIK | 23/08/2015 | Alberto Navarro | JURU POTRET: Ángel Martínez

Los blancos melakukan tendangan kearah gawang sebanyak 14 kali, delapan diantaranya mengarah tepat kemulut gawang, namun mereka harus menghadapi Cuéllar yang tampil sangat baik. Kovacic telah memainkan laga perdananya.
  • Liga BBVA
  • Putaran 1
  • Min, 23 Agu
El Molinón
0
0
Real Madrid sebenarnya layak meraih kemenangan dalam laga perdananya di Liga. Hanya sang gol yang tak kunjung datang bagi skuad yang mengurung tim tuan rumah diwilayahnya selama keseluruhan babak kedua, melakukan tendangan kearah gawang sebanyak 14 kali, delapan diantaranya tepat mengarah kemulut gawang, mencatat 68% penguasaan bola dan harus menghadapi Cuéllar yang tampil luar biasa.

Babak pertama berlangsung sangat seru. Mendapatkan motivasi kembali promosi ke la Primera dan dukungan yang tak hentinya dari penonton di El Molinón, Sporting menerapkan ritme yang sangat tinggi dan serangan yang silih berganti terlihat jelas dari sejak menit awal. Los blancos hampir saja unggul terlebih dahulu saat pertandingan baru berjalan setengah jam. Aksi tersebut sangatlah indah. Umpan keruang kosong oleh Modric dengan bagian luar kakinya pada menit ke 12 sangatlah spektakuler dan sprint dari Bale tidak berhasil menusuk pertahanan lawan, tapi setelah Cuéllar berhasil memotong bola, yang terkena tumit sepatu, si kulit bundar akhirnya mengenai bagian luar jaring gawang. Jesé juga hampir saja mencetak gol dimenit ke 19. Tendangan silangnya melaju keluar hanya beberapa centimeter saja dari gawang tim tuan rumah. 

Lebih banyak lagi peluang-peluang bagi tim tamu
Melewati periode tigapuluh menit pertama, pertandingan mengalami perubahan dan Real Madrid berhasil menguasai bola sepenuhnya. Los blancos terus menerus tiba di kotak penalti lawan dan kali ini giliran Cristiano Ronaldo yang mencoba menembusnya. Tendangannya yang kuat dari arah depan gawang pada menit ke 32 memaksa kiper lawan untuk memperlihatkan aksi terbaiknya, yang sedikit demi sedikit telah menjadi pahlawan dalam pertandingan tersebut. 

Meskipun demikian, tim tuan rumah ingin memperlihatkan bahwa mereka telah kembali naik ke la Primera untuk tetap berada di Divisi Utama itu. Lora melakukan umpan ketengah pada menit ke 36 dan sundulan kepala dari Sanabria mengenai tiang gawang sebelum jatuh tepat diatas garis gol. Dalam serangan balik berikutnya yang terjadi tepat setelah aksi tersebut, Bale menempatkan bola diwilayah kotak penalti dan Cristiano Ronaldo dijatuhkan didekat titik penalti ketika bersiap-siap untuk melakukan tembakan. Estrada Fernández tidak menunjuk titik penalti, meskipun jelas terlihat adanya pemain bertahan lawan yang menarik pemain Portugal itu.

Real Madrid tampil jauh lebih unggul dibabak kedua. Los blancos berusaha sekuat tenaga mencetak gol yang akan membuat papan skor memperlihatkan hasil yang selayaknya, tapi gol tersebut tak kunjung tiba. Dan bukan disebabkan karena begitu seringnya serangan dari skuad madridista. Bahkan, dalam duapuluh menit pertama babak kedua mereka telah mendapatkan tiga peluang emas setelah tembakan dari Isco dan Cristiano Ronaldo dari arah depan gawang masing-masing pada menit ke 47 dan 54, dan sundulan kepala dari Bale, yang terjadi pada menit ke 62 setelah satu sepak pojok dari Modric. Semuanya itu berakhir ditangan Cuéllar yang mampu menempatkan diri dengan baik.

Debut Kovacic
Los blancos terus melancarkan serangan. Sporting, yang bertahan diwilayahnya, hanya dapat bertahan, membuang bola keluar dan berharap agar menit-menit berlalu secepat mungkin. Dimenit ke 72 Benítez memutuskan bahwa itu adalah saat yang tepat agar Kovacic memainkan laga perdananya. Tenaga tambahan bagi skuad yang sedang memainkan pertandingan yang sangat baik, tapi yang tidak kunjung menghasilkan gol. 

Mereka tetap terus mencoba. Cristiano Ronaldo mengecoh lawan dimenit ke 78 dan tendangan kuatnya berhasil dihalau oleh pahlawan malam ini. Bola muntah tersebut tidak berhasil dimanfaatkan oleh Marcelo, yang tidak berhasil tiba tepat pada waktunya. Jelas terlihat serangan bertubi-tubi dari los blancos  dan Cuellar, yang tampil luar biasa, kembali memperlihatkan aksi terbaiknya dimenit ke 84 saat menahan satu lagi tembakan dari Cristiano Ronaldo. Sang gol tak kunjung datang, meskipun los blancos mampu menembak kearah gawang dalam 14 kesempatan. Real Madrid selayaknya menang dalam laga perdananya di Liga. Sekarang giliran berkonsentrasi untuk menghadapi Betis dalam laga perdana Liga di Santiago Bernabéu.
Cari