EmiratesAdidas
Barcelona - Real Madrid

83-81: Real Madrid tidak mampu membalikan hasil

Lihat galeri

KRONIK | 26/06/2014

Gelar La Liga diberikan kepada Barcelona dalam satu partai yang ditentukan pada menit terkahir. 
  • Liga Endesa
  • 4 (playoff final)
  • Kam, 26 Jun
Palau Blaugrana
83
81
Tidak bisa dan tidak terjadi. El Real Madrid, yang tidak memiliki margin kesalahan, akhirnya takluk atas Barcelona, yang terproklamsikan sebagai juara Liga di kandangnya sendiri. Los blancos berjuang sampai akhir dan mereka masuk pada menit terakhir dengan hasil imbang yaitu 76 tetapi akhirnya meraka takluk 83-81 di Palau Blaugrana.

Real Madrid sejak awal terlihat kurang nyaman. Dalam suasan yang hangat, dengan keberadaan pelatih teknis di bangku cadangan, teramsuk pada kuartal pertama, los blancos memanfaatkan peran Rudy untuk meredam Barcelona pimpinan Nachbar, Navarro dan Tomic. Meskipun terlihat saling berganti dalam angka, tim lokal berhasil membuat keuntungan +8 poin (18-10, menit ke 7).

Keluarnya Mejri, yang berperan sangat intens dalam seluruh aspek, membangkitkan semangat los madridistas (20-16), dan Darden terlihat sangat bagus dalam rebound. Akan tetapi kurang tepatnya tembakan tiga angka memungkinkan tim azulgrana lebih dahulu unggul pada aksi kedua (25-19). 

Barcelona kembali memperlihatkan inspirasinya dari garis 6,75 (empat dalam kuartal ini). Antara Reyes dan Mejri, pertama, dan Bourousis kemudian, mereka berjuang memperkecil jarak. Meskipun demikian, Barcelona mencapai satu +10 dalam perbedaan angka. Akan tetapi satu reaksi los blancos, yang disemangati Rudy dan Bourousis, berhasil membuat skor 47-42 sebelum turun minum.

Persentase ketepatan tembakan tiga angka sangat menentukan: 47% bagi tim tuan rumah berhadapan dengan 19% bagi tim putih. 

Setelah turun minum tim Madrid nampak terlihat mampu mengimbangi eliminasi dan sampai pada skor 49-47. Beberapa keputusan wasit yang nampak kurang memuasakan memaksakan Pablo Laso untuk membuat protes dan akhirnya diusir keluar. Satu rentetan tembakan bebas kembali memberikan angka +12 keuntungan, tetapi Madrid tidak menyerah dan memotong jarak 8 poin (65-57) pada akhir kuartal ketiga. 

Permainan yang menentukan 
Pada kuratal keempat, di mana Mejri harus keluar karena cedera, los blancos kembali memperlihatkan bahwa semangat bertarung mereka sangat tinggi. Meskipun berhadapan dengan berbagai persoalan, mereka kembali bangkit dan masuk dalam partai ini. Dengan peran Mirotic yang baik, los madridistas mampu membuat imbang satu menit sebelum berakhir (76-76). Satu tembakan tiga angka ciptaan Lampe kurang dari 21 detik menjadi penentu berakhirnya pertemuan ini, yang harus memberikan La Liga kepada Barcelona (83-81).

F C. BARCELONA 83 (25+22+18+18): Huertas (9), Navarro (14), Papanikolau (3), Nachbar (10) dan Tomic (22) –lima pemain starter--; Pullen (-), Sada (2), Oleson (10), Abrines (8), Lampe (3) dan Dorsey (2).

REAL MADRID 81 (19+23+15+24): Llull (8), Rudy (13), Darden (6), Mirotic (11) dan Bourousis (12) --lima pemain starter--; Reyes (11), Sergio Rodríguez (5), Díez (0), Mejri (10), Slaughter (-) dan Carroll (5).

Cari