EmiratesAdidas
Unicaja - Real Madrid

79-89: Real Madrid sekarang sudah berada di final

Lihat video

KRONIK | 12/06/2014

Kemenangan yang diraih dalam periode perpanjangan waktu di Malaga dan pertandingan hebat dari Llull dan Reyes.
  • Liga Endesa
  • 4 (Playoff 1/2 final)
  • Kam, 12 Jun
Martín Carpena
79
89
Target telah tercapai. Real Madrid, yang telah berangkat ke Málaga dengan tujuan kembali pulang bersama dengan tiket bagi babak final, telah memenuhi tugasnya. Tim Laso, yang telah memainkan bersama dengan Unicaja, seri semifinal yang penuh intensitas, berhasil meraih tiketnya kefinal dalam pertandingan keempat, dimana secara keseluruhan telah menang 3-1. Los madridistas terpaksa menunggu hingga masa perpanjangan waktu untuk dapat membuat tim dibawah pelatih Plaza kehabisan tenaga. Reyes dan Llull, dengan masing-masing 22 poin, berhasil membuyarkan harapan mereka.

Suasana yang meriah di Carpena. Dengan dua pemain starter yang berbeda, Slaughter digantikan Mirotic di Madrid, dan Stimac digantikan Vázquez di Unicaja, kedua tim mulai memperlihatkan kartunya. Slaughter tidak bertahan lama, dimana dalam aksi pertamanya, mendapat cedera karena pergelangan kaki kirinya terkilir. Los blancos, yang unggul terlebih dahulu berkat aksi-aksi dari Llull dan Bourousis, langsung mulai merasakan kejaran tim Malaga, dengan Toolson yang terus menyerang ring lawan, yang mulai mendekatkan posisi. 

Namun Madrid bermain dengan penuh intensitas dan akurat. Rudy, yang kembali berada disegala penjuru, mencatat dua aksi berturut-turut, satu triple dan satu tembakan yang membuka skor parsial 11-0, yang merupakan keunggulan terbesar dipapan skor bagi los blancos (12-22). Hal itu masih ditambah lagi dengan 6 rebound dalam menit-menit tersebut, yang menjadikannya sebagai MVP dalam satu kuarter yang berakhir dengan 17-24, berkat aksi Stimac, yang mampu menghiasi hasil timnya disaat-saat terakhir. 

Dominasi rebound sebelum waktu istirahat
Pertahanan yang tidak seimbang telah memungkinkan tim tuan rumah mengambil satu langkah kedepan. Namun Reyes mampu menghadapi mereka dan menghentikan usaha mereka tersebut. Sangat aktif dalam mencetak angka, sang kapten telah mencetak 6 poin berturut-turut agar timnya kembali unggul hingga +11 (21-32, menit ke 13). Dibantu dengan Bourousis dalam rebound, los blancos terus menerus menambah angka. Ketika semuanya seperti sudah diselesaikan, para pemain asuhan Plaza kembali memainkan aksinya sesuai dengan yel-yel 'Si se puede’ ( yes, it can) yang diteriakkan oleh publik ditribun.

MADRID AKAN MEMAINKAN PERTANDINGAN FINAL YANG PERTAMA PADA HARI KAMIS TANGGAL 19 DI EL PALACIO.

Dengan Caner-Medley dan Kuzminskas sebagai referensi dalam menembak, los blancos menyerah terhadap tekanan tim lawan yang telah menjadikan kecepatan sebagai gaya permainannya, tim tuan rumah akhirnya memasuki masa istirahat dengan skor 32-35. Kabar terbaik bagi Madrid pada saat itu adalah bahwa selain mampu unggul dipapan skor (35-37), juga mampu mendominasi rebound. 

Selalu Reyes
Madrid mengawali pertandingan dengan mendominasi. Rudy kembali membuat perbedaan. Baik dalam mencetak angka maupun dalam mengawasi rebound. Namun Reyes-lah yang sekali lagi mengambil tanggung jawab dan memberikan yang terbaik bagi seluruh timnya. Sang kapten merupakan pencetak poin terbesar dan bersama dengan pemain asal Baleares tersebut, juga Bourousis dan Llull yang seakan tak pernah kehabisan tenaga, semuanya mampu mempertahankan babak penyisihan tetap berlangsung dan berjalan imbang.

Foul keempat Bourousis merupakan kabar buruk dan terlebih lagi mengingat masalah cedera yang dialami pemain-pemain berbadan tinggi yang dimiliki Madrid. Meskipun demikian, dan dengan perwasitan yang terlihat lebih lunak dengan tim tuan rumah, los blancos mampu unggul 1 poin menjelang kuarter terakhir (55-56).

Kuarter keempat bagi Carroll dan tembakan triple dari el Chacho
Carroll keluar bermain dengan segenap jiwa raga. Empat poin berturut-turut, termasuk slam dunk, telah mengawali kuarter keempat. Tapi pemain shooting guard asal Wyoming tersebut terus melanjutkan pertunjukannya. Bergabung dengannya Salah Mejri, yang dengan 1 block dan 1 slam dunk, dan beberapa rebound paling penting dalam pertandingan, ingin juga membuktikan kemampuannya. Para pemain tim asal Malaga tersebut terus mengancam untuk kembali masuk dalam permainan, berkat aksi Vázquez dan Toolson akhirnya mampu memaksakan perpanjangan waktu setelah berhasil memasukkan timnya kembali dalam dinamika yang positif dan mencatat skor parsial 7-0. 

Perpanjangan waktu
Reyes dan Llull mengambil alih kendali dalam masa perpanjangan waktu. Kedua pemain, dengan memperlihatkan intensitas yang sangat hebat, mengangkat timnya dan berhasil mengalahkan Unicaja yang telah bertarung dengan luar biasa hingga saat terakhir. Madrid melaju kebabak final ACB untuk yang ketigakalinya berturut-turut.

UNICAJA DE MÁLAGA 79 (17+18+20+18+6): Granger (4), Toolson (17), Suárez (12), Caner-Medley (13) dan Stimac (7) -lima pemain starter- Calloway (3), Urtasun (-), Vidal (-), Kuzminskas (9), Hettsheimeir (6) dan Vázquez (8). 

REAL MADRID 89 (24+13+19+17+16): Llull (22), Rudy (9), Darden(-), Slaughter (2) dan Bourousis (8) -lima pemain starter- S. Rodríguez (9), Carroll (11), Reyes (22), Díez (-), Mirotic (2) Mejri (4).

Cari