1. Close
    La LigaPutaran 11
    Live the match inEstadio Santiago Bernabéu
    Real MadridReal Madrid
    vs
    LeganésLeganés
    Informasi partai
    La Liga, Putaran 11
      Estadio Santiago Bernabéu
     10/30/2019
    21:15
    BELI TIKET

    Berbagifacebooktwitter

  2. Close
    Liga EndesaPutaran 6
    Live the match inWiZink Center
    Real MadridReal Madrid
    vs
    Baxi ManresaBaxi Manresa
    Informasi partai
    Liga Endesa, Putaran 6
      WiZink Center
     10/27/2019
    12:30
    BELI TIKET

    Berbagifacebooktwitter

    Siguiente

    Liga Endesa12:30Real MadridvsBaxi Manresa

    Sebelumnya
EmiratesAdidas

Pilih cara membeli tiket

Real Madrid Baloncesto

Real Madrid mempertaruhkan kehadirannya di Final behadapan dengan Barcelona dua tahun berturut-turut

Lihat video

BERITA | 16/05/2014 | Edu bueno (Milán)

Tim blanco kembali berhadapan dengan los blaugrana di semifinal Euroliga seperti sebelumnya di London 2013 di mana mereka unggul 67-74 (pukul 21:00).
El Clásico yang kelima pada musim ini akan mengeluarkan semifinalis kedua di Euroliga. Petandingan mati atau hidup di mana dalam dua kali pertemuan perebutan titel, Madrid unggul sebagai juara: Piala Super Spanyol (79-83) dan Copa del Rey dengan tembakan detik terakhir Llull (76-77). Tidak ada dua tanpa tiga…

Semifinal 2013, dalam ingatan
Sejarah semifinal kembali terulang. Pada 10 Mei 2013, Real Madrid menang atas Barcelona dengan skor  67-74 dan berhasil mencapai babak. Mereka kalah 51-48 di final kuartal ketiga dengan satu kontra 18-9, tetapi mampun mengatasi hal ini dan menang dengan skor 16-26 di akhir dibawah pimpinan Reyes, dengan 17 poin dan 23 penilaian dalam waktu 18 menit. 371 kemudian dalam ajang seperti di Milan yang memiliki kenangan sejarah basket kontinen, tim besutan Laso akan mencoba mengulang kembali kemenangan lalu untuk bisa maju ke babak final untuk keenam belas kalinya dalam sejarah.

Bagi Real Madrid pertahanannya merupakan kunci. Mereka harus memperlihatkan bahwa mereka adalah tim terbaik dalam pertahanan di kompetisi ini (tim telah unggul atas rival-rivalnya dengan rata-rata 71 poin per partai). Jika bisa berada dibawah 80 poin atas Barcelona, maka kemungkinan kemenangan sangat tinggi di mana akan kembali terlihat percikan api dan di mana anak-anak asuhan Laso harus lebih agresif dan keras seperti rivalnya. Demikian telah diperlihatkan Sergio Rodríguez, MVP kompetisi: “Ini adala semifinal Euroliga dan dua tim akan bertarung keras. Kami harus turun dengan mental baik untuk bisa menang". 

REAL MADRID ADALAH TIM YANG PALING BANYAK BERMAIN DI LAGA FINAL YAITU 15 KALI DAN LEBIH UNGGUL DARI TIM MACCABI (13).

Dengan begitu imbang antara kedua tim terbaik di Eropa, peran di lini kedua sangat penting. Apa yang dapat disumbangkan para pemain seperti Carroll dan Darden sangat dinantikan. Di tim Barcelona, Abrines dan Oleson merupakan benteng yang baik bagi Navarro dan Papanikolau.

Tetapi anak-anak asuhan Xavi Pascual memilki kecemasan berhadapan dengan tim yang peRnah menjadi tim terbaik dalam hal ofensif (lebih dari 85 poin rata-rata) dan yang paling banyak mendapat penilaian di kompetisi ini). Salah satu keberhasilan bagi Real Madrid adalah tembakan exteriornya (39% tembakan tigak poin) yang harus berfungsi untuk bisa membuka pertahanan catalana. Sergio (13,5 poin), Rudy (13,2) dan Mirotic (12,2), yang menjadi penhargaan individual musim ini, ingin membuka jalan, dengan dukungan Llull (11,8) dan  Bourousis dari bagian dalam, untuk bisa menahan pergerakan Huertas, Navarro, Tomic (11,8 poin dan 6,3 reb) dan Lorbek, yang semakin baik performanya.

Rebound yang menentukan
Akan tetapi, jika ada aspek kritis yang bisa menentukan jalannya semifinal adalah dalam dalam hal rebound. Menguasai hal ini merupakan satu keberhasilan bagi satu tim atau tim lain. Bagi Madrid itu berarti berlari dan mencari peluang untuk memainkan permainan basket terbaiknya, yang disukai semua orang. Bagi Barcelona, kontrol rebound mengandaikan penghentian permainan awal rivalnya dan membuat ritme lebih pelan dalam pertemuan.

Sangat esensial adalah pekerjaan dalam bayangan Slaughter, Reyes dan Mejri  (pemain Tunisia pertama di Final Four dan melakukan debutnya di Euroliga). Mereka akan memiliki duungan untuk bisa menutup rebound  Darden, Rudy dan Díez. Pelatih Real Madrid, Pablo Laso, menginginkan untuk tidak mengalami kehilangan identitas yang telah menghantar mereka menjadi tim terbaik di Euroliga: “Perlu bermain seperti yang telah kita lakukan selama setahun ini dan yang telah membawah kita ke Final Four”.

DAFTAR PEMAIN
Point guard: Sergio Rodríguez, Llull dan Draper
Shooting guard: Carroll.
Small forward: Rudy Fernández, Darden dan Díez.
Power forward: Mirotic, Reyes dan Slaughter.
Center: Bourousis dan Mejri.

23

Point guard - shooting guard

12

Power forward

Cari