1. Seksi telah terkonsolidasi pada tahun 40-an
  2. Ortega, Castellví 'si Filipina' dan Arnáiz

1941-1950

Dengan bantuan dari beberapa pemain yang berasal dari wilayah-wilayah yang dikolonisasi Spanyol, Real Madrid berhasil meraih 3 Kejuaraan Castilla secara berturut-turut, dari tahun 1942 hingga 1944. Merupakan periode pertama dari hegemonia tim. Setelah terkonsolidasi sebagai salah satu referensi di bola basket Spanyol, hanya membutuhkan sedikit dorongan untuk menjadi yang paling dominan. Waktunya telah hampir tiba.

Saudara telah hampir menghentikan implementasinya secara keseluruhan. Setelah periode tersebut, Real Madrid dan Rayo kembali memulai persaingan diantara keduanya. Pembubaran Rayo sebagai klub pada awal tahun 40-an berarti bergabungnya dua bersaudara Pedro dan Emilio Alonso, bersama dengan sepupunya Claudio, di tim Blanco. Sebelumnya merupakan rival yang menakutkan akhirnya menjadi sekutu yang hebat.
 
Ketiga anggota keluarga Alonso tersebut, yang merupakan keturunan imigran asal Kuba, merupakan faktor penting bagi Real Madrid dalam meraih tiga Kejuaraan Castilla secara berturut-turut (1942,1943,1944). Seksi basket mengulangi kembali prestasi tersebut pada akhir dekade yang sama dengan meraih 3 gelar Castilla (1948,1949,1950), dan mengkonfirmasi posisinya sebagai tim dengan potensi terbesar diwilayah tengah Spanyol. Hanya diperlukan satu langkah lagi.
 
 

1941 - 1950
  1. BERLARI

    Seorang pemain Real Madrid melakukan serangan balik dalam pertandingan Kejuaraan Castilla 1940

  2. FINALIS PIALA SPANYOL

    Pada tahun 1940 Real Madrid memainkan pertandingan final Piala Spanyol (Generalísimo) berhadapan dengan Español

  3. JUARA CASTILLA TIGA KALI

    Dengan kedatangan Pedro (no.3), dan Emilio Alonso (bagian atas, sebelah kanan) Real Madrid memenangkan Kejuaraan Castilla tahun 1942, 1943 dan 1944

  4. KEMBALI MENJADI YANG TERBAIK

    Pada tahun 1947 Real Madrid kembali menguasai Kejuaraan Regional. Hal yang sama kembali berulang dalam dua tahun berturut-turut

Siguiente Anterior

Bantuan dari seberang lautan

Pada fase awal ini, banyak pemain bintang seksi basket Madrid yang berasal dari Filipina, Kuba ataupun Puerto Riko. Anak dari imigran generasi pertama yang tiba di Madrid untuk belajar di universitas dan memiliki kelebihan dalam permainan bola basket. Sebagai olahraga yang diciptakan dan dikembangkan di Kanada dan Amerika Serikat, maka bola basket tiba terlebih dahulu dinegara-negara tersebut, karena hubungannya yang lebih erat daripada dengan Spanyol. Juan Castellvi, Edy Hernandez-Villamil dan Kaimo berasal dari Filipina. Freddy Borras, berasal dari Puerto Riko. Pedro, Emilio dan Claudio Alonso lahir di Kuba ditengah keluarga yang berasal dari basque. Gelar-gelar pertama Madrid memiliki tandatangan mereka

Seksi puteri, juga mencatat sukses

Pada tahun 1934 Real Madrid meresmikan seksi terbarunya, yaitu bola basket untuk puteri. Pada masa ini para perempuan telah menuntut haknya untuk memiliki Liga tersendiri. Pada akhirnya, Liga tersebut dimulai dengan beberapa peraturan yang berbeda: setiap tim terdiri dari 6 oang pemain dan bukan 5, lapangan pertandingan dibagi menjadi 3 zona yang masing-masing diberikan kepada para pemain sesuai dengan posisinya dan dilarang melempar bola lebih dari 1 kali. Tim puteri Real Madrid berhasil meraih Kejuaraan Castilla pada tahun yang sama saat diresmikan. Seksi tersebut ditutup pada tahun 1944.

PRESTASI
Campeonato de Castilla Historia - 6

Campeonato de Castilla Historia

6
Siguiente Anterior
Buscar