1. Close
    Live the match in Santiago Bernabéu
    Real MadridReal Madrid
    vs
    Borussia DortmundBorussia Dortmund
    Informasi partai
    Champions League, Putaran 6 (Babak penyisihan)
    Santiago Bernabéu
    2016/12/07
    20:45

    share

    Berikut

    Champions League20:45Real MadridvsBorussia Dortmund

    Sebelumnya
  2. Close
    Live the match in Santiago Bernabéu
    Real MadridReal Madrid
    vs
    DeportivoDeportivo
    Informasi partai
    La Liga, Putaran 15
    Santiago Bernabéu
    2016/12/10
    20:45

    share

    Berikut

    La Liga20:45Real MadridvsDeportivo

    Sebelumnya

Pilih cara membeli tiket

2011-2020

Musim kompetisi 2015/16 ditutup dengan diraihnya 'doblete' (Dua gelar) juara Liga dan Piala Raja, untuk melanjutkan lima gelar bersejarah dimusim 2014/15. Dalam musim kompetisi yang fantastis tersebut Real Madrid dinobatkan sebagai juara Eropa untuk yang kesembilankalinya setelah mengalahkan Olympiakos dalam Final Four.

Sejak tahun 2009, saat dimulainya periode kedua kepemimpinan Florentino Perez di klub, dukungan bagi bola basket adalah dukungan total. Dapat dilihat dari kedatangan Etorre Messina, yang merupakan pelatih paling bergengsi di Eropa. Juga Rudy Fernandez dan Sergio Rodriguez yang tiba dari NBA, dan pemain-pemain dengan proyeksi yang besar seperti Jaycee Carroll. Termasuk Serge Ibaka sempat bermain di Real Madrid selama beberapa bulan bertepatan dengan saat Liga NBA Amerika Serikat tidak melakukan aktitifitasnya.
 
Proyek tersebut mulai memperlihatkan bentuk pada musim panas 2011 ketika Pablo Laso, mantan pemain Madrid, diangkat sebagai pelatih. Gaya permainannya yang ofensif sudah memukau dari sejak pertandingan pertama dan dibawah arahannya berhasil meraih Piala Raja 2012. Dengan gaya permainannya yang sudah terkonsolidasi, tim senior berhasil tiba difinal EuroLiga 2013 dan pada tahun yang sama meraih juara Liga ACB secara brilian melawan Barcelona. Musim kompetisi 2013/14 telah dimulai dengan meraih satu lagi Piala Super, yang pada bulan Februari diikuti dengan Piala Raja yang ke 24.

Dimusim 2014/15 tibalah Piala Eropa yang kesembilan, setelah tiga final berturut-turut. Sukses di Eropa tersebut masih ditambah lagi dengan gelar Liga yang ke 32, Piala Super dan Piala Raja, ketiga gelar diraih melawan Barcelona. Dimusim kompetisi 2015/16 rangkaian kemenangan itu tidak berhenti dan terus menambah prestasi dengan Piala Interkontinental, yang dimenangkan melawan Bauru asal Brasil, Piala Raja yang ke 26 dalam laga final melawan Gran Canaria, dan gelar Liga yang ke 33 dengan mengalahkan Barcelona dalam laga penyisihan yang menentukan.
   

2011 - 2020
  1. PIALA RAJA KETIGA BERTURUT-TURUT

    Pada Februari 2016, Real Madrid kembali terploklamasi sebagai juara Piala Raja di La Coruña setelah menang atas Herbalife Gran Canaria (85-81). Skuat blanco ini mencatat sejarah setelah menjadi tim pertama masa ACB yang berhasil menang dalam tiga edisi be

  2. PIALA INTERKONTINENTAL

    Pada September 2015, Real Madrid berhasil merebut titel keempat bersejarahnya di Sao Paulo setelah menang melawan tim asal Brasil Bauru Basket dalam dua partai (90-91 dan 81-79). Llull menjadi MVP dalam turnamen ini.

  3. LA NOVENA

    Pada bulan Mei 2015 Real Madrid merebut Piala Eropa kesembilan di Palacio de los Deportes. Ini dilakukan dihadapan pendukungnya saat unggul atas Olympiacos di laga final dengan skor 78-59. Nocioni terpilih sebagai MVP

  4. Liga ke-32 adalah satu poker

    Pada bulan Juni 2015, Real Madrid mengangkat gelar Liga ke-32 di Palau setelah mengalahkan Barcelona di laga final. Dengan titel ini, Los Blancos merebut empat gelar dalam satu musim dan menjadikannya satu poker bersejarah.

  5. PIALA RAJA KEDUA BERTURUT-TURUT

    Real Madrid mengangkat Piala Raja ke-25 di Las Palmas. Dalam laga final yang seru tim ini unggul atas Barcelona dengan skor 71-77, dan kembali mempertahankan gelar ini berhadapan dengan Los Blaugrana satu tahun lalu. Rudy terpilih sebagai MVP.

  6. PIALA SUPER YANG KETIGA KALI BERTURUT-TURUT

    Real Madrid sudah meraih Piala Super Endesa untuk yang ketigakalinya berturut-turut. Dalam meraih semua Piala tersebut, los blancos berhasil mengalahkan Barcelona. Hal itu terjadi di Zaragoza (2012) dan di Vitoria sebanyak dua kali (2013 dan 2014).

  7. LIGA ACB KE 31 DIRAIH DIRUMAH SENDIRI

    Bulan Juni 2013 Real Madrid telah merebut Liga ACB di kandangnya sendiri di Palacio de los Deportes setelah mengalahkan Barcelona 3-2

  8. MIROTIC DAN MADRID BERTAHTA DI PIALA RAJA

    Nikola Mirotic terpilih sebagai MVP di Piala Raja 2014. Power forward tersebut memainkan final yang luar biasa melawan Barcelona: 17 poin, 11 rebound dan 3 blok.

  9. PIALA YANG TERBANG TINGGI

    Pada bulan Februari 2012 Real Madrid mengangkat Piala Raja di Barcelona berkat memainkan bola basket yang spektakuler. Sergio Llull mencatat 23 poin dan terpilih sebagai MVP

Raja di Eropa dengan satu permainan bola basket menyerang

Taruhan yang dilakukan oleh Pablo Laso untuk memainkan bola basket yang fun dan ofensif telah diikuti oleh sejumlah besar gelar-gelar juara. Yang paling penting adalah Piala Eropa yang telah diraih di el Palacio. Di tahun 2012, los blancos berhasil memenangkan Piala Raja di Barcelona menghadapi Barcelona (74-91). Di musim 2012-13, mereka meraih gelar Liga yang ke 31 dan Piala Super, keduanya dengan mengalahkan Barcelona. Di musim kompetisi berikut berhasil mengulangi sukses dengan meraih Piala Super dan satu lagi Piala Raja, dan sekali lagi dengan menaklukkan tim azulgrana. Meskipun demikian masih ada momen yang lebih baik lagi yang akan tiba. Di musim 2014-15, los madridistas memulai kompetisi dengan memenangkan Piala Super, yang ketiga berturut-turut setelah tahun 2012 dan 2013; kemudian Piala Raja, mempertahankan gelar tahun 2014; dan yang ketiga, la Novena, di el Palacio dan dihadapan para pendukungnya. Skor 78-59 melawan Olympiacos, dengan Nocioni yang terpilih sebagai MVP. Musim ini ditutup dengan gelar La Liga. Empat titel yang menjadi bukti hegemoni basket Real Madrid di benua ini.

Poker bersejarah

Seorang MVP berusia 33 tahun

Lima belas tahun sejak debutnya di ACB, Felipe Reyes  menggunakan keberaniannya untuk menuntun Real Madrid meraih gelar baru ACB. Selalu mulai bermain dari bangku cadangan, pemain kelahiran Cordoba tersebut merupakan pemain paling penting dalam pertandingan-pertandingan melawan Barcelona yang menutup musim kompetisi 2012-2013. Merupakan Liga ke 31 bagi seksi bola basket Madrid, diraih berkat catatan kemenangan yang luar biasa, 38 kali dari 44 pertandingan. Felipe menerima penghargaan MVP final ACBnya yang kedua, hal yang sama yang juga dicapai oleh mitos Blanco lainnya, Arvydas Sabonis

Seorang MVP berusia 33 tahun

MADRID YANG PENUH REKOR, JUARA PIALA RAJA YANG EPIK

Antara bulan Oktober 2013 dan Januari 2014 Real Madrid telah mencatat start terbaik sepanjang sejarah seksi bola basket. Dengan 31 kemenangan berturut-turut (16 pertandingan Liga, 13 pertandingan Euro League, dan 2 pertandingan Piala Super), tim yang dilatih oleh Pablo Laso tersebut telah melampaui dengan mudah rekor terbaik Madrid dibawah Ferrandiz : 23 kali kemenangan berturut-turut dalam musim kompetisi 1960-1961. Setelah menyelesaikan putaran pertama Liga ACB dengan sempurna (tanpa sekalipun mengalami kekalahan), tim blanco mengkonfirmasi dominasinya di bola basket nasional dengan meraih Piala Rajanya yang ke 24 dalam final yang sangat epik. Setelah 40 menit yang sangat menegangkan, Sergio Llull melemparkan tembakan yang mengalahkan Barcelona saat waktu hanya tinggal menyisakan 0,1 detik saja. Nikola Mirotic terpilih sebagai MVP dengan suara bulat. Piala Raja 2014 merupakan gelar ketiga tim madridista secara berturut-turut setelah meraih gelar Liga ACB dan Piala Super Spanyol yang diraih tahun 2013.

 

Real Madrid meraih Piala Rajanya yang ke 24 di Málaga
PRESTASI
Copa Europa - 1

Copa Europa

1
Liga - 3

Liga

3
Piala Raja - 4

Piala Raja

4
PIALA SUPER BOLA BASKET - 3

PIALA SUPER BOLA BASKET

3
Piala Bola Basket Interkontinental - 1

Piala Bola Basket Interkontinental

1
Buscar