1. Close
    La Liga Putaran 29
    Live the match in Santiago Bernabéu
    Real MadridReal Madrid
    vs
    AlavésAlavés
    Informasi partai
    La Liga, Putaran 29
    Santiago Bernabéu
    2017/04/02
    16:15
    BELI TIKET

    sharefacebooktwittergoogle +

  2. Close
    Liga Endesa Putaran 26
    Live the match in WiZink Center
    Real MadridReal Madrid
    vs
    Dominion Bilbao BasketDominion Bilbao Basket
    Informasi partai
    Liga Endesa, Putaran 26
    WiZink Center
    2017/03/26
    12:30
    BELI TIKET

    sharefacebooktwittergoogle +

    Berikut

    Liga Endesa12:30Real MadridvsDominion Bilbao Basket

    Sebelumnya

Pilih cara membeli tiket

Zamora Ricardo Zamora Martínez

1930 · 1936
Tempat kelahiran
Barcelona
Tahun kelahiran
21/01/1901

‘Ilahi’

Posisi bermain: penjaga gawang
Jumlah pertandingan: 152
Tim Nasional Spanyol: 46 kali
 
Seorang pemain terbaik selama dekade tahun tiga puluhan di Spanyol dan salah seorang pemain terbaik dalam sejarah. Ricardo Zamora Martínez memiliki semua keutamaan yang harus dimiliki seorang penjaga gawang. Oleh karena itu dia dikenal dengan sebutan  El divino atau Ilahi. Kehadirannya di bahwan mistar gawang sangat menentukan dalam perebutan dua Liga bagi Real Madrid (1931/32 y 1932/33).
 
Zamora adalah anak seorang dokter dan dia tidak mengikuti nasihat ayahnya yang berkeinginan agara anaknya juga mendedikasikan hidupnya di bidang medis. Dia dikontrak oleh klub Espanyol ketika berumur 15 tahun dan menjuarai medali perak olimpiade ketika bermumur 19 tahun (Olimpiade Antwerpen tahun 1920) Bermain bersama Barcelona samapi tahun 1930 ketika dikontrak Real Madrid. 
 
Bersama Zamora, klub blanco berhasil membuat suatu loncatan kualitas.Ia  selalu membeperlihatkan kayakinannya sebagai penjaga gawang. Posisinya di bawah mistar gawang sangat sempurna.  Ia terkenal karena refleksnya dan dan juga kepribadian yang luar biasa. Real Madrid dibawah pimpinannya akhirnya menjuarai kompetisi tahun 1931/32 dan mengulangi keberhasilan itu pada tahun berikutnya. 
 
Pertandingan akhirnya sebagai  madridista adalah final Piala pada tahun 1936, di mana ia bermain dengan gemilang dan berhasil sekali lagi memenangnkan piala. Perjalanan karirnya diakhiri di klub Niza Prancis. Namanya dikenang dengan trophy yang diberikan kepada penjaga gawang yang paling sedikit menerima gol. Seandainya keberadaan trophy ini telah diberikan pada masanya sebagai penjaga gawang maka ia pasti telah menerima trophy tersebut dalam tiga kesempatan (1930, 1932 y 1933). Wafat pada 8 September 1978.
 


Prestasi

2 Liga
2 Piala Spanyol

Zamora
Buscar