1. Close
    Live the match in Santiago Bernabéu
    Real MadridReal Madrid
    vs
    Las PalmasLas Palmas
    • TIKET dari 35€
    • Entradas Vip  dari 250€
    BELI TIKET
    Informasi partai
    La Liga, Putaran 25
    Santiago Bernabéu
    01-03-2017
    21:30

    share

    Berikut

    La Liga21:30Real MadridvsLas Palmas

    Sebelumnya
  2. Close
    Live the match in WiZink Center
    Real MadridReal Madrid
    vs
    Darussafaka DogusDarussafaka Dogus
    • TIKET dari 15€
    • Entradas Vip  dari 100€
    BELI TIKET
    Informasi partai
    Euroleague, Putaran 23
    WiZink Center
    24-02-2017
    21:00

    share

    Berikut

    Euroleague21:00Real MadridvsDarussafaka Dogus

    Sebelumnya

Pilih cara membeli tiket

Pachín Enrique Pérez Díaz

1959 · 1968
Tempat kelahiran
Torrelavega (Cantabria)
Tahun kelahiran
28/12/1938

Seluruh hidupnya di Real Madrid

Posisi bermain: bek
Jumlah pertandingan: 218 pertandingan resmi
Jumlah gol: 2
Tim Nasional Spanyol: 8 kali
 
Seorang bek yang sangat atletis dan memiliki kekuatan tubuh luar biasa. Pachín merupakan penyambung antara dua klub yang berbeda tetapi memiliki falsafah yang sama yaitu menjadi yang terbaik. Dia dapat bermain di berbagai posisi bermain dan hal ini disebabkan oleh karena dia seorang pemain serba guna. Bersama tim utama Real Madrid, mereka berhasil meraih lima Piala Eropa sebagai ´Yeye´. Dia juga merupak seorang pemain yang telah mendominasi di Spanyol dan benua Eropa. 
 
Pachín dapat mejadikan mimpinya sebuah kenyataan ketika bergabung dengan klub ini pada tahun 1959 setelah melewati Besaya, Sniace, Torrelavega, Burgos dan Osasuna. Di musim pertama partisipasinya, klub ini menjadi juara Eropa dan ia turut membela jajaran los blancos di pertandingan final melawan  Eintracht. Saat itu merupakan era final sebuah generasi (generasi Di Stéfano dan Puskas) dan awal generasi berikutnya (generasi Pirri, Zoco dan Sanchís)  (pranala data).
 
Kekuatan dan levelnya yang tinggi selama mempertahankan lini pertahanan ini akhirnya menjadi incaran klub-klub Italia. Pada masa itu klub-klub besar Italia merupakan klub-klub yang kaya, akan tetapi  darah madridistanya begitu kuat sehingga ia menolak semua tawaran. “Bermain di Real Madrid merupaka sesuatu yang luar biasa bagi seorang pemain sepak bola”, demikian ungkapnya. 
 
Keberhasilan demi kerberhasilan menjadi temannya selama memperkuat klub putih. Dia dipanggil untuk memperkuat Tim Nasional dan turut mempertahankan timnas dalam delapan kesempatan. Setelah menggantungkan sepatunya sebagai pemain, ia meneruskan karinya sebagai pelatih baik di klub-klub di Divisi Pertama maupun di Divisi Kedua. 


Prestasi

2 Piala Eropa
1 Piala Interkontinental 
7 Liga
1 Piala Spanyol 

 

null 5ª Copa de Europa 6ª Copa de Europa
Buscar